Kilas Balik WBC Tahun 2014: Populasi Tinggi, Spot Hopperburn Dan Kerdil Rumput/Kerdil Hampa Berdasarkan Pengamatan Keaadaan Lapang OPT Padi

Pengamatan keadaan lapang OPT padi dengan tujuan mendapatkan data dan informasi keadaan OPT, keadaan pertanaman dalam rangka ramalan OPT dan mendukung pengawalan, pengamanan produksi padi. Tahun 2014 ditemukan titik titik sumber serangan salah satunya serangan wereng batang coklat (WBC) yang bisa dijadikan dasar untuk pemantauan lapang OPT padi tahun 2015.

Serangan WBC bisa menyebabkan kerusakan langsung dan tidak langsung, serangan langsung diakibatkan terhisapnya cairan batang padi oleh WBC sehingga dapat menyebabkan penurunan kualitas tanaman seperti daun menguning kering seperti terbakar atau biasa disebut hopperburn. Serangan tidak langsung dikarenakan WBC merupakan serangga vektor penyebab penyakit kerdil rumput/kerdil hampa (KR/KH).

Lokasi yang terpantau ditemukan populasi WBC diatas ambang pengendalian bahkan ditemukan Spot Hopperburn dan KR/KH tahun 2014 adalah  sebagai berikut :

I.Provinsi Sumatera Selatan

 Kabupaten Banyuasin : Bulan Februari populasi dan Spot Hoperburn ditemukan di Kecamatan Tanjunglago dan Sumbermarga Telang pada varietas Ciherang umur tanaman 70HST.

 

 II.Provinsi Lampung

1. Kabupaten Lampung Timur : Bulan Februari ditemukan gejala Spot Hopperburn di desa Sumbergede Kecamatan Sekampung. Beberapa lokasi ditemukan diatas ambang pengendalian antara lain Desa Bumirejo, Banjarejo, Balerejo, Kecamatan Batanghari.

2. Kabupaten Lampung Tengah : Bulan Februari ditemukan populasi 265 e/rmpn di Desa Bangunsari, Kecamatan Bekri, pada varietas Bernas Prima umur tanaman 80 HST.

 

 III.Provinsi Banten

1.Kabupaten Serang : Bulan Februari ditemukan gejala Spot Hopperburn di Kecamatan Kaseman dan Serang. Bulan April ditemukan populasi tinggi 40,93 e/rmpn di Desa Singomerta, Kecamatan Ciruas pada varietas Ciherang umur tanaman 40 HST.

2.Kabupaten Tangerang : Bulan Februari ditemukan gejala Spot Hopperburn di Kecamatan Kresek dan Kronjo umur tanaman menjelang panen.

3.Kabupaten Lebak : Bulan Maret ditemukan populasi tinggi 144,1 e/rmpn di desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak pada varietas Ciherang, umur tanaman 75-85 HST. Gejala Spot Hoppeburn ditemukan di Kecamatan Cibadak dan Rangkasbitung. Bulan Agustus dtemukan Spot Hopperburn di Desa Cikulur Kecamatan Cikulur.

4.Kabupaten Pandeglang : Bulan Maret ditemukan gejala KR/KH di Kecamatan Jiput. Bulan Desember ditemukan populasi tinggi 89,27 e/rmpn di Desa Sukaratu/Ciwalet Kecamatan Majasari pada varietas Ciherang umur tanaman 35 HST. Ditemukan gejala Spot Hoperrburn di Desa Sukaratu/Ciwalet, Kecamatan Majasari pada varietas Ciherang umur tanaman 35 HST. Desa Kadugenlo/Citatah, Sukamanah/Sawahlie Kecamatan Kaduhejo pada variatas Ciherang, Ir-64 umur tanaman 54 HST. Desa Curugbitung/pabrik Kecamatan Cipeucang pada varietas Ciherang umur tanaman 65 HST. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Kebayan/Cikole, Kl Anyar, Kecamatan Pandeglang, Desa Sukaratu/Ciwalet Kecamatan Majasari, Desa Sukamanah/Sawahle, Desa Kedunggemlo/Citatah, Kecamatan Kaduhejo.

 IV.Provinsi Jawa Barat

1.Kabupaten Tasikmalaya : Bulan Februari ditemukan gejala KR/KH di Desa Cilangkap Kecamatan Manonjaya pada varietas Ciherang umur tanaman 60 HST. Bulan Mei ditemukan gejala KR/KH di Desa Karanglayung dan Karangjaya Kecamatan Karangjaya. Bulan Desember ditemukan gejala KR/KH di Desa Negara Tengah Kecamatan Cineam.

2.Kabupaten Ciamis : Bulan Februari ditemukan populasi dan gejala KR/KH di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg pada varietas Ciherang umur tanaman 60 HST. Bulan Mei ditemukan gejala KR/KH di Desa Golat Kecamatan Panumbangan. Bulan Desember ditemukan populasi 239,3 e/rmpn di Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, pada varietas Ciherang umur tanaman 40-45 HST. Gejala Spot Hopperburn ditemukan di Desa Selacai (Banjarsari), Kecamatan Cipaku, Desa Sukadana Kecamatan Sukadana, Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa pada varietas Ciherang dan lokal umur tanaman 55-85 HST. Bulan Desember ditemukan gejala KR/KH di Desa Muktisari, Selacai (Banjarsari) Kecamatan Cipaku, Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa, pada varietas Ciherang dan lokal umur tanaman 50-80 HST.

3.Kabupaten Cianjur : Bulan Maret ditemukan Populasi 2.210 e/rmpn , gejala Spot Hopperburn dan Gejala KR/KH di Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber pada varietas Ciherang umur tanaman 30-45 HST. Bulan Mei ditemukan populasi 131,77 e/rmpn dan gejala Spot Hopperburn di Desa Munjul, Kecamatan Cilaku pada varietas Mekongga, umur tanaman 60 HST. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Sukamaju dan Desa Cihalaras Kecamatan Cibeber, Desa Sindangsari, Muncul dan Cihasrahas Kecamatan Cilaku, Desa Sukamanah dan Sahbandar Kecamatan Karang Tengah. Bulan Agustus ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Sindangasih, Maleber dan Sukamanah Kecamatan Karangtengah.

4.Kabupaten Sukabumi : Bulan Maret ditemukan gejala Spot Hopperburn di Kecamatan Palabuhan Ratu dan Cisolok, gejala KR/KH ditemukan di Kecamatan Cisolok. Bulan Mei ditemukan gejala KR/KH di Desa Cikakak dan Sirnarasa Kecamatan Cikakak, Desa Citepus Kecamatan Palabuhan Ratu. Bulan Agustus ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Limbangan Kecamatan Sukaraja, Desa Pasir Suren dan Tonjong Kecamatan Palabuhan Ratu, gejala Spot Hopperburn dan KR/KH ditemukan di desa Cimaja Kecamatan Cikakak.

5.Kabupaten Bekasi : Bulan Maret ditemukan populasi tinggi 1.671,13 e/rmpn di Desa Karangsatu, Kecamatan Karang Bahagia pada varietas Ciherang umur tanaman 80 HST.

6.Kabupaten Subang : Bulan April ditemukan populasi 107 e/rmpn di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, pada varietas Ciherang, umur tanaman 95 HST. Gejala Spot Hopperburn ditemukan di Kecamatan Pabuaran, pada Tanaman menjelang Panen. Bulan November ditemukan gejala KR/KH di Desa Mundusari, Kecamatan Pusakanegara.

7.Kabupaten Garut : Bulan April ditemukan populasi 65,5 e/rmpn di Desa Telagasari Lapang, Kecamatan Kadungora pada varietas Pandan Wangi, umur tanaman 42 HST. Gejala Spot Hopperburn ditemukan di Desa Cipancar Kecamatan Leles, Desa Ranca Salak/Cikaso Kecamatan Kadungora. Ditemukan gejala KR/KH di Desa Karang Mukti, Cipancar, Lembang Kecamatan Leles, Desa Rancasalak/Cikaso Kecamatan Kadungora.

8.Kabupaten Majalengka : Bulan April ditemukan gejala Spot Hopperburn dan KR/KH di Desa Asem 1, Cibanggala, Asem 3, Kecamatan Ligung.

9.Kabupaten Indramayu : Bulan Agustus ditemukan populasi tinggi 121,4 e/rmpn di Desa Cipedang Kecamatan Bongas pada varietas Ciherang umur tanaman 35 HST. Gejala Spot Hopperburn di Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan, Desa Kertajaya Kecamatan Bongas. Bulan September ditemukan populasi 100 e/rmpn di Desa Patrol Kecamatan Patrol pada varietas Ciherang umur tanaman 45 HST. Gejala KH/KR ditemukan di Desa Kiajaran Wetan, Kiajaran Kulon Kecamatan Lohbener.

10.Kabupaten Cirebon : Bulan Agustus ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Panguragan Wetan, Lemahtamba dan Panguragan Lor Kecamatan Panguragan, Desa Pegagan Lor, Pegagan Kidul dan Kertasura Kecamatan Kapetakan, Desa Suranenggala Lor dan Suranenggala Kidul Kecamatan Suranenggala, Desa Ciwaringin, Galagamba, Bringin, Gintung Tengah, Gintung Kidul, Gintung Ranjeg, Babakan dan Budur Kecamatan Ciwaringin. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Jagapura Wetan dan Gegesik Lor Kecamatan Gegesik, Desa Kaliwedi Lor Kecamatan Kaliwedi, Desa Panguragan Wetan, Lemahtamba dan Panguragan Lor Kecamatan Panguragan, Desa Pegagan Lor, Pegagan kidul dan Kertasura Kecamatan Kapetakan, Desa Suranenggala Lor dan Suranenggala Kidul Kecamatan Suranenggala. Bulan September ditemukan gejala KR/KH di Desa Warungkawung, Kecamatan Depok. Bulan Desember ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Balad dan Dukuhpuntang Kecamatan Dukuhpuntang pada varietas Ciherang umur tanaman 35 dan 95 HST.11.Kabupaten Karawang : Bulan November ditemukan populasi 267,33 e/rmpn di Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat pada varietas Mekongga umur tanaman persemaian. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Marga Karya Kecamatan Telukjambe Barat. Bulan Desember ditemukan gejala KR/KH di Desa Sirnajaya Blok Karajan, Desa Puseur Jaya Kecamatan Telukjambe Timur, Desa Margakaya Blok Balai Desa dan Badami dan Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat.12.Kabupaten Sumedang : Bulan November ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Paseh Kidul Kecamatan Paseh, pada varietas lokal (Sinengsih) umur tanaman 85 HST.13.Kabupaten Purwakarta : Bulan Desember ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Salaawi Kecamatan Pasawahan pada varietas IR-64 umur tanaman 75-95 HST.

 

V.Provinsi Jawa Tengah

 1.Kabupaten Banyumas : Bulan Januari – Februari ditemukan populasi dan Spot Hopperburn di Kecamatan Kebasen. Populasi mencapai 250 – 717 e/rmpn meliputi Desa Randengan, Karangsari, dan Bangsa. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Randengan, Karangsari, dan Gambarsari pada varietas Cilamaya umur tanaman 58 HST.

2.Kabupaten Cilacap : Bulan Januari – Februari ditemukan Populasi 150 e/rmpn dan Spot Hopperburn di Desa Karangjati, Jatilawang Kecamatan Sampang, dan Kecamatan Kroya.

3.Kabupaten Pemalang : Bulan Februari ditemukan gejala KR/KH di Desa Bojongsari, Kecamatan Pemalang pada varietas Ciherang umur tanaman 45-60 HST. Bulan Agustus ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Palutan, Kecamatan Pemalang pada varietas Ciherang umur tanaman 70 HST. Desa Tegalmelati dan Petarukan Kecamatan Petarukan pada varietas Ciherang, umur tanaman 70-80 HST.

 4.Kabupaten Tegal : Bulan Juni ditemukan gejala KR/KH di Desa Jatilaban, Margasari dan Karangdawa Kecamatan Margasari, Desa Randusari, Pagerbarang, Srengseng, Kecamatan Pagerbarang, Desa Dukuhwaru, Sindang dan Slaras Lor Kecamatan Dukuhwaru. Gejala Spot Hopperburn di Desa Dukuhwaru Kecamatan Dukuhwaru pada varietas Ciherang umur tanaman 90 HST.

5.Kabupaten Purworejo : Bulan Juni ditemukan populasi tinggi 366,67 e/rmpn di Desa Dukuh Dungus Kecamatan Grabag pada varietas Ciherang umur tanaman 40-45 HST. Gejala Spot Hopperburn ditemukan di Desa Klanderan dan Mediro Kecamatan Ngombol.

6.Kabupaten Karanganyar : Bulan Juni ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Jetis Kecamatan Jaten, Desa Karangmojo Kecamatan Tasikmadu, Desa Karanganyar dan Cangaan Kecamatan Karanganyar. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Dagen Kecamatan Jaten, Desa Karangmojo dan Buran, Kecamatan Tasikmadu. Bulan Desember ditemukan populasi 241,20 e/rmpn di Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan pada varietas IR-64 umur tanaman 60 HST. Gejala Spot Hopperburn ditemukan di Desa Gondangmanis dan Dayu Kecamatan Karangpandan pada varietas Ciherang dan IR-64 umur tanaman 45- 70 HST, Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang pada varietas IR-64 umur tanaman 40 HST. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Dayu, Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan.

7.Kabupaten Sukoharjo : Bulan Juni ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Kemasan dan Jatisobo Kecamatan Polokarto, Desa Palur Kecamatan Mojolaban. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Kemasan Kecamatan Polokarto, Desa Bleki dan Sugihan Kecamatan Bendosari, Desa Dukuh Kecamatan Mojolaban. Bulan Agustus ditemukan gejala KR/KH di Desa Ngombakan dan Gentan Kecamatan Polokarto, Desa Sugihan Kecamatan Bendosari, Desa Cengkol Kecamatan Mojolaban.

8.Kabupaten Boyolali : Bulan Agustus ditemukan gejala KR/KH di Desa Jenengan Kecamatan Sawit. Bulan Desember ditemukan KR/KH di Desa Jipangan Kecamatan Banyudono.

 

VI. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

1.Kabupaten Kulonprogo : Bulan Maret ditemukan populasi tinggi 83,2 e/rmpn dan gejala Spot Hopperburn di Desa Depok Kecamatan Panjatan pada varietas Ciherang umur tanaman 45 HST.

2.Kabupaten Bantul : Bulan Maret ditemukan gelaja Spot Hopperburn di Kecamatan Kretek pada varietas Ciherang umur tanaman 35-45 HST. Bulan Agustus ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Srihardono, Kecamatan Pundong pada varietas Ciherang umur tanaman 85 HST.

VII. Provinsi Jawa Timur

1.Kabupaten Lamongan : Bulan Februari ditemukan populasi 82,7 e/rmpn di Desa Sidoharjo Kecamatan Lamongan pada varietas Ciherang umur tanaman 65 HST. Bulan Maret ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro dan Desa Menongo Kecamatan Babat. Ditemukan gejala KR/KH di Desa Jangkung Sumo Kecamatan Maduran, Desa Gambang Sejati Kecamatan Laren. Bulan Agustus ditemukan Sopt Hopperburn di Desa Posowayu Kecamatan Lamongan, Desa Palangan Kecamatan Karangbinang. Gejala KR/KH ditemukan di Desa Sukomulyo, Sidoharjo dan Posowayu Kecamatan Lamongan, Desa Jalakcatur, Luk Rejo dan Mungli Kecamatan Kali Tengah, Desa Palangan dan Banjorejo Kecamatan Karangbinangun, Desa Dinoyo dan Sidomulyo Kecamatan Deket.

2.Kabupaten Bojonegoro : Bulan Maret ditemukan gejala KR/KH di Desa Brenggolo dan Sudu, Kecamatan Kalitidu. Desa Prengi dan Tebon, Kecamatan Padangan.

3.Kabupaten Jember : Bulan Februari ditemukan populasi 126,33 e/rmpn di Desa Suren Kecamatan Ledokombo pada varietas Inpari-10 umur tanaman 80-90 HST, gejala KR/KH ditemukan di Desa Tegarwaru, Tegarejo, Sumber Kejayan Kecamatan Mayang.

4.Kabupaten Jombang : Bulan Agustus ditemukan Spot Hopperburn di Desa Mojotengah Kecamatan Bareng pada varietas Ciherang umur tanaman 80 HST.

 5.Kabupaten Tuban : Bulan Agustus ditemukan gejala KR/KHdi Desa Punggulrejo, Campurejo dan Desa Banjararum Kecamatan Rengel, Desa Kedungrejo, Bandungrejo dan Desa Klotok Kecamatan Plumpang, Desa Patian, Bunut dan Mojo Kecamatan Widang.

6.Kabupaten Lumajang : Bulan September ditemukan populasi 288 e/rmpn dan gejala Spot Hopperburn di Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono pada varietas Ciherang dan Situbagendit umur tanaman 30 – 60 HST.

7.Kabupaten Probolinggo : Bulan September ditemukan gejala Spot Hopperburn di Desa Gadingwetan Kecamatan gading.

8.Kabupaten Mojokerto : Bulan Oktober ditemukan gejala KR/KH di Desa Pacing Kecamatan Bangsal/Prajurit.

9.Kabupaten Banyuwangi : Bulan Februari ditemukan populasi 57 e/rmpn serta Spot Hopperburn di Desa Kebaleran Kecamatan Banyuwangi Varietas IR-64 umur tanaman 60 HST

 

  VIII.Provinsi Bali

Kabupaten Gianyar : Bulan Maret ditemukan populasi 293,9 e/rmpn di Desa Sukawati Kecamatan Sukawati pada varietas Ciherang umur tanaman 85 HST.

 

 IX.Provinsi Sulawesi Selatan

Kabupaten Gowa : Bulan Maret ditemukan populasi 189,5 e/rmpn di Desa Paccelekang Kecamatan Pattalasang pada varietas Ciliwung umur tanaman 80 HST.2.Kabupaten Luwu Utara : Bulan Juni ditemukan gejala KR/KH di desa Kapidi, Cempaka Putih 2 dan Cempaka Putih 1 Kecamatan Mapppadeceng pada varietas Ciherang umur tanaman 70 HST

 

Semoga Bermanfaat…..

Ditulis Oleh : Idah Faridah, S.P. (POPT Ahli Pertama)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here