Palembang, 7 Mei 2018 – Sejak Tahun 2009, Kementerian Pertanian melalui Inspektorat Jenderal melaksanakan aksi Pembinaan Tekad Antikorupsi di lingkungan Kementerian Pertanian. Pembinaan tekad antikorupsi diarahkan untuk (1) melakukan perubahan fundamental dalam membangun tatakelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (good government) mulai dari Metode Tafakur Hizab dan Dzikir (THD) Tahun 2009 – 2010; (2) Penguatan Komitmen Antikorupsi bagi seluruh pimpinan dan pegawai melalui Metode Komitmen Antikorupsi (KAK) Tahun 2010 – 2014; (3) Penerapan Revolusi Mental Antikorupsi (PERMAK) di lingkungan Kementerian Pertanian Tahun 2015 – 2016; dan (4) Tahun 2016 ke depan dengan dengan Pembinaan Integritas pada Program dan Layanan Pertanian Melalui PROTANI (Petani Mulia Pro Pangan Dunia).

Dalam kesempatan tersebut Inspektur Jenderal Justan Riduan Siahaan menyampaikan bahwa tema penyelenggaraan PROTANI kali ini masih sama tentang pengelolaan bantuan pemerintah akan tetapi dengan konsep yg berbeda atau yg biasanya pesertanya banyak kita ubah menjadi hanya sedikit pesertanya kurang lebih 150 an, berkaitan dengan hal tersebut kami berharap output dari masing-masing kegiatan menjadi jelas dikarenakan para peserta akan lebih banyak kesempatan untuk beriteraksi dengan narasumber.
Selain itu juga Justan menambahkan bahwa kenapa lokasi penyelenggaraan kami pilih di Sumatera Selatan, selain disini merupakan sentra pertanian juga dikarenakan Provinsi Sumatera Selatan sebentar lagi akan ada event Asian Games, sesuai dengan arahan Presiden kepada pimpinan Kementerian Lembaga untuk mensosialisasikan event tersebut kepada masyarakat luas untuk suksesnya acara Asian Games di Prov. Sumatera Selatan, dan berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Pertanian menegaskan siap mensukseskan 18th Asian Games 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here