Jatisari (18/3) – Pengendalian yang ramah lingkungan merupakan kebijakan pemerintah yang telah diamanatkan dalam undang undang Republik Indonesia. Keamanan terhadap para petani sebagai operator di lapang dan keamanan di lingkungan persawahan, merupakan salah satu tuntutan disamping produk pertanian diupayakan aman konsumsi. Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten sangat diperlukan dalam upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Pengembangan dan pemanfaatan Agens Pengendali Hayati (APH) merupakan salah satu upaya terlaksananya pengendalian yang ramah lingkungan tersebut. Hal ini menuntut SDM yang kompeten. Beberapa tahun terakhir ini telah terjadi pengurangan tenaga yang kompeten tersebut sejak pengangkatan pada masa Inpres No 3 Tahun 1986, termasuk para petugas yang menangani APH.

Tugas pokok dan fungsi LPHPTPH/LAH antara lain memberikan bimbingan teknis dan memberikan pasokan isolat/starter APH, sehingga menuntut para staf LPHPTPH/LAH yang manangani APH selalu siap mensosialisaikan di masyarakat pengguna/petani. Beberapa LPHPTPH/LAH saat ini telah mulai mengeluhkan kekurangan SDM yang menangani APH, antara lain disebabkan oleh promosi, mutasi maupun telah memasuki masa purna tugas.

Berkurangnya SDM kompeten yang menangani APH merupakan permasalahan serius yang harus segera dituntaskan. Supaya ketersediaan tenaga yang kompeten dibidang APH tetap terjaga dengan baik, perlu dilakukan pelatihan guna meningkatkan kompetinsi SDM di bidang dimaksud.

Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat, mempunyai tugas untuk mensosialisasikan pengembangan dan pemanfaatan APH secara nasional.

Pada tahun Anggaran 2019 BBPOPT melaksanakan kegiatan Pelatihan Agens Hayati sebanyak 1 angkatan, yang diikuti wakil dari LPHP/LAH di Indonesia sebanyak 30 peserta, dari 17 Provinsi, dilaksanakan dari tanggal 17 – 30 Maret 2019.  Hal ini untuk menjawab permintaan dan memenuhi kebutuhan supaya SDM LPHP kompeten dalam pengembangan dan pemanfaatan APH secara umum. Diharapkan SDM yang telah mengikuti pelatihan agens hayati mampu mengeksplorasi APH potensial di daerahnya masing masing.

Keterangan :

LPHPTPH : Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan & Hortikultura

LAH : Laboratorium Agens Hayati

Selamat Berlatih (Admin Sosmed)***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here