Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) sebaiknya  “jemput bola” mendaftarkan benih (padi) lokal yang ada di seluruh daerah ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan). Benih lokal tersebut setelah dilakukan uji trial dan selanjutnya mengantongi sertifikat,  nantinya bisa dijadikan varietas benih unggul nasional.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, Chendy Tafakresnanto mengatakan, kalau petani yang mendaftarkan varietas benih padi  lokal yang ditemukannya sepertinya agak sulit. Mengingat, petani atau kelompok petani umumnya pragmatis saja. Artinya,  mereka hanya ingin menanam padi dengan mudah dengan produktivitas tinggi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here