SRI adalah singkatan dari System of Rice Intensification. Metode ini menggunakan bibit padi usia muda yaitu sekitar 5-12 hari setelah semai.
Kelebihannya :
1. Tanaman lebih tinggi, anakan lebih banyak, dan bulir lebih berat
2. Tanaman hemat air
3. Kebutuhan benih relatif kecil, sekitar 5 kg per hektar
4. Tidak ada kegiatan pemindahan bibit, panen lebih awal
5. Menggunakan pupuk kompos yang lebih banyak

Prinsip budidaya padi organik SRI
– Tanaman bibit muda berusia kurang dari 12 hari setelah semai ketika bibit masih berdaun 2 helai
– Bibit ditanam satu pohon perlubang dengan jarak minimal 25 cm2
– Memindahkan tanaman harus sesegera mungkin (kurang dari 30 menit) dan harus hati-hati agar akar tidak putus
– Penanaman padi dengan perakaran yang dangkal
– Pengaturan air, pemberian air maksimal 2 cm dan tanah tidak diairi secara terus-menerus sampai terendam dan penuh, namun hanya lembab (irigasi berselang atau terputus)
– Peningkatan aerasi tanah dengan penggemburan atau pembajakan
– Penyiangan sejak awal sekitar 10 hari dan diulang 2-3 kali dengan interval 10 hari
– Menjaga keseimbangan biota tanah dengan menggunakan pupuk organik (sumber : FB Dirjen TP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here