Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari menggelar dengar pendapat atau public hearing, Selasa (28/07/2020). Hadir sebagai narasumber dalam public hearing yaitu Perwakilan Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan Ir. Mardianis, MM., Perwakilan Sesditjen Tanaman Pangan Kementan Adi Pajar Sultan, S.Sos, M.H., Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat M. Taufan Dwi Putra, SIP.. Acara juga dihadiri oleh stakeholder yang terkait serta masyarakat pengguna jasa pelayanan BBPOPT.

BBPOPT sebagai salah satu unit pelaksana teknis yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Tanaman Pangan melakukan public hearing untuk mengetahui tingkat pemahaman, respon, atau ekspektasi publik terhadap suatu kebijakan yang sudah berjalan atau hendak dilaksanakan.

Kepala Bidang Program dan Evaluasi BBPOPT Ir. Mustaghfirin, memimpin acara diskusi kegiatan public hearing. Acara diawali dengan pemaparan mengenai Standar Pelayanan Publik yang dibawakan oleh narasumber.

“Dalam penetapan standar pelayanan tersebut perlu dilaksanakan public hearing sebagai sarana untuk mengungkapkan kepentingan masyarakat terutama pengguna jasa yang dilayani oleh BBPOPT. Kita sangat terbuka menerima masukan dari stakeholder serta masyarakat untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja,” ucap Mustaghfirin.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 78/Permentan/OT.140/12/2012 tentang Pedoman Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Publik Kementerian Pertanian terdapat 14 komponen penting yang perlu diperhatikan terkait standar pelayanan publik. Empat belas komponen yang harus dievaluasi terkait standar pelayanan publik BBPOPT mulai dari Dasar Hukum, Waktu Pelayanan, Persyaratan Pelayanan, Sistem Mekanisme dan Prosedur, hingga Evaluasi Kinerja Pelaksana. Peserta yang hadir memberikan saran dan masukan penting sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas pelayanan BBPOPT. Kegiatan ditutup dengan penandatangan Berita Acara Public Hearing Standar Pelayanan Publik BBPOPT oleh narasumber dan stakeholder/masyarakat yang hadir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here