Karawang, 06 September 2021, Kementerian pertanian kembali memacu semangat petani untuk memulai menanam padi pada MT 2

Hari ini kegiatan tersebut berfokus di desa Lemahkarya kecamatan Tempuran kabupaten Karawang,  dihadiri oleh Direktur Perlindungan Tanaman, Kepala BBPOPT, Kabid TP dinas pertanian Karawang, Koramil, Kepala Desa, petugas pertanian dan para petani sejumlah 40 orang yang tergabung dalam kelompok tani Srimukti.

Membuka acara direktur perlindungan tanaman M Takdir Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mensukseskan program penyediaan pangan untuk negeri yang selalu digadangkan oleh Menteri Pertanian Syarul Yasin Limpo, yakni mengamankan pangan untuk 270 juta penduduk Indonesia, Takdir mengatakan akan terus mendorong upaya percepatan tanam demi mencapai target produksi yang diharapkan, untuk sekarang ada diberikan bantuan, demi memotivasi para petani namun kedepan para petani harus bisa mandiri dan tidak bergantung kepada bantuan dari pemerintah pinta Takdir,  dirinya juga menghimbau agar petani mengikuti program P3BTP sehingga petani mampu membuat benih sendiri, dengan catatan benih tersebut hanya dipakai dikalangan sendiri dan tidak untuk diperjual belikan, agar tidak berurusan dengan yang pihak yang berwajib.

Senada dengan Takdir, Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan Enie Tauruslina, menyatakan kesiapannya untuk membantu petani terutama dalam hal pendampingan dan pengawalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), baik berupa konsultasi, bimbingan teknis (Bimtek), Gerakan Pengendalian (Gerdal) maupun pelatihan pembuatan Agens Hayati dan Pestisida Nabati, Enie juga mengusulkan agar desa Lemahkarya menjadi target penerapan IP 400, mengingat sumberdaya alam khususnya air yang selalu ada di daerah ini.

Menurut Kabid Tanaman Pangan dinas pertanian Karawang, bantuan benih untuk kabupaten Karawang sudah tersalurkan tanpa kendala ke berbagai daerah dengan total luasan sebanyak 14000 ha, alhamdulillah bantuan benih tidak ada masalah, begitupun dengan ketersediaan air karena kami selalu berkoordinasi dengan pihak pengairan Jasa Tirta, sedangkan untuk Gerakan pengendalian kami bekerjasama dengan POPT, PPL, Koramil, dan pemerintah desa imbuhnya, Ia menambahkan selain bantuan padi sawah, pihaknya juga menerima bantuan benih untuk padi lahan kering seluas 500 ha, lahan tersebut bisa berupa tanah yang terlantar, tanah kosong, dan lahan perhutani, dengan target tanam sekitar bulan September Oktober.

Kepala Desa Lemahkarya Anita Suryani yang turut serta dalam acara bahkan turun langsung mengomandoi gerakan tanam mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan dari kementerian pertanian kepada para petani yang ada di desanya, Anita berharap dengan adanya bantuan ini para petani bisa lebih bersemangat lagi dalam menggarap sawahnya, dan berimbas kepada kualitas dan kuantitas panen yang dihasilkan, hal tesebut dengan sendirinya memberikan dampak positif bagi kemajuan pertanian di desa Lemahkarya, sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di desanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here