Upaya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk menciptakan budaya kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif (ASN BerAKHLAK) terus dikampanyekan dalam berbagai kesempatan dan melalui semua media.

Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan pameran virtual yang diikuti oleh 90 instansi termasuk Kementerian Pertanian dengan mengusung tema ‘Spirit and Energy for Transformation’ yang bertujuan untuk meningkatkan awareness terhadap core values ASN BerAKHLAK, harapannya bukan hanya ASN saja yang bisa ikut tetapi semua kalangan masyarakat juga bisa mengakses dan mengetahuinya.

Seperti pameran yang sesungguhnya, pada pameran virtual ini juga pengunjung dapat melihat berbagai program yang telah berjalan di instansi pemerintah melihat sejauh mana dapat menggali lebih dalam tentang berbagai informasi program penguatan budaya kerja melalui sesi coaching clinic dari setiap peserta pameran.

Pada tanggal 29 Desember 2022, Kementerian Pertanian mendapatkan kesempatan untuk mengadakan coaching clinic, kesempatan berharga ini dimanfaatkan oleh Kementan untuk menginformasikan pengalaman mereka dalam mengimplementasikan budaya kerja ASN BerAKHLAK di jajarannya, serta menginformasikan program dan semua capaian kinerja Kementerian Pertanian.

Dengan narasumber: Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Setjen Kementan, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, serta Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Sebagaimana diketahui disaat dunia mengalami krisis Indonesia masih bisa bertahan dari gempuran Pandemi, perubahan iklim dan imbas perang Rusia-Ukraina, hal itu dibantu oleh kekuatan sektor pertanian yang turut menopang, disaat sektor lain tumbuh negatif sektor pertanian menunjukkan tren yang positif, bahkan pada Agustus yang lalu mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI), hal itu menandakan bahwa program percepatan tanam dan peningkatan produksi yang dijalankan kementerian pertanian berhasil, bahkan dalam ajang G20 Indonesia dipercaya menjadi best practice dalam hal tata kelola pangan.

Kontributor : Arif Hidayat Sulistya
29 Desember 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here